Daftar Tunggu Haji hingga 2014
Kota Tangerang, SerpongKita.com- Calon jamaah haji (Calhaj) Indonesia dangan kuota 207.000 setiap tahunnya, menyebabkan daftar tunggu semakin tinggi. Untuk kuota di Banten sendiri yang dibagi untuk 8 Kabupaten/kota mendapatkan Kuota sebanyak 8.541 setiap tahun. Sementara hingga Jum'at (16/4), pendaftar Calhaj Banten mencapai lebih dari 34.000 orang. Peminat calhaj menyebabkan daftar calon haji di Banten akan menunggu hingga 2014 mendatang.
Di Banten sendiri, berdasarkan keputusan Kanwil Depag Banten bersama Gubernur Banten, pendafataran Calhaj masih menjadi satu. Artinya dari 8.541 kuota yang ada setiap tahun, diperebutan untuk depalan kota dan Kabupaten se Banten. "Kita masih gunakan sistem pendaftar yang lebih cepat, akan mendapatkan keberangkatan lebih cepat. Jadi bukan dilihat dari kabupaten/kota mana calon jamaah haji." Ungkap Musa Hidayat, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Depag Kabupaten Tangerang saat ditemui koran ini diruang kerjanya, Jumat (16/4).
Menurutnya, dengan menggunakan sistem komputerisasi haji terpadu masyarakat calon jamaah haji dapat langsung mendaftar secara online di masing-masing bank yang ditunjuk. Meski di hari yang sama dan waktu yang sama, namun belum tentu nomor kuota yang diterima akan berurut, mengingat pendaftaran dilakukan serentak se Banten.
Ia menambahkan, di musim haji tahun 2010 ini, dimungkinkan biaya perjalanan haji sendiri akan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Namun besarnya biaya tersebut masih harus menunggu keputusan Menteri Agama berdasarkan usulan dari tim survey perjalanan haji.
"Pada tahun 2009 lalu ongkoh naik haji (ONH) sebesar $ 3.444 atau sekitar Rp 36 juta. Untuk tahun ini dimungkinkan ada kenaikan, meskipun belum ada penjelasan resmi baik secara tertulis maupun secara lisan," terangnya.
Untuk pakaian seragam calon haji indonesia sendiri, yang semula menggunakan pakaian seragam berwarna hijau muda, direncanakan untuk tahun-tahun mendatang akan diganti dengan seragam batik. Selain untuk membedakan dengan calon jemaah haji dari negara lain, juga untuk mengenalkan batik sebagai ciri khas indonesia. (dad)





